Ratusan Rumah di Sidamangura Mubar Disemprot Disinfektan

Reporter : Jul Awal

LAWORO – Ratusan rumah di Desa Sidamangura, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar) disemprot disinfektan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Camat Kusambi, Ali Mochtar Jaya menjelaskan, penyemprotan di Desa Sidamangura ini merupakan bagian dari aksi serentak di sembilan desa dan satu kelurahan se-Kecamatan Kusambi.

Penyemprotan ini akan dilaksanakan secara intensif dengan agenda seminggu dua kali, yakni Senin Kamis, melibatkan tim Puskesmas Guali dan Puskesmas Sidamangura serta jajaran TNI dan Polri.

“Selama ini kan hanya tempat umum yang disemprot, kali ini kita akan sisir rumah warga. Ya sistemnya door to door,” kata Ali Mochtar, Kamis 9 April 2020 usai apel siaga penyemprotan serentak.

Ia juga menjelaskan, pihaknya sebelumnya telah mensosialisasikan dan imbauan untuk masyarakat agar mencegahan covid-19. Menurutnya, saat ini kesadaran masyarakat cukup baik.

Salah satu contohnya, kata Ali, warga berinisatif melapor jika ada anggota keluarga tiba dari luar daerah. Ia juga menegaskan akan menindak tegas warga enggan mengindahkan imbauan pemerintah.

“Yang baru tiba, isolasi diri kalau tidak ya kita umumkan ke masyarakat agar dikucilkan saja,ini untuk kebaikan kita semua. Mahasiswa dan pelajar di rumah saja jangan keluyuran. Silahkan belajar online di kantor camat,” ujarnya.

Ali berharap, semua petugas penyemprot disinfektan mengutamakan keselamatan dengan menggunakan APD yang telah disiapkan untuk aksi ini. “Semua petugas ini memakai APD yang sudah disiapkan,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kapolsek Kusambi IPDA Abdul Hasan menegaskan bahwa aksi ini bentuk aktualisasi instruksi pemerintah guna pencegahan corona.”Saya harap masyarakat bisa mengikuti protokol pemerintah dan maklumat Kapolri serta menjaga kamtibmas, ” kata IPDA Abdul Hasan.

Sementara itu, Kades Sidamangura Arif Zailin mengatakan, dalam penyemprotan ini diperioritaskan rumah warga yang pemilknya baru datang dari rantau, selanjutnya kios sembako, mesjid, pasar, dan kantor desa.

“Disini rumah warga berjumlah 708 unit. Jadi selain tempat umum yang kita dahulukan untuk disemprot adalah rumah warga yang penghuninya ada dari merantau,” ungkap Arif

Dijelaskannya, sebanyak 60 warga diketahuo baru datang dari perantauan. Namun, seluruh warganya itu sudah melaporkan diri ke tim satgas kabupaten melalui tim satgas kecamatan.

“Ia rata-rata mereka dari luar daerah Sultra. Tapi sudah diidentifikasi dan sudah diperiksa oleh tim medis. Semoga warga Sidamangura agar mengikuti protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah,” harapnya.

Iklan Pangdam Ucapan Selamat kepad Kapolda