oleh

Plt Kadis Dinsos : Masyarakat Miskin di Mubar Capai 39 Ribu Lebih

LAWORO, MEDIA KENDARI.COM – Dinas Sosial Kabupaten Muna Barat memastikan Data Kepala keluarga Miskin di Kabupaten Muna Barat mencapai 39 ribu lebih. Data tersebut berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik tahun 2015 dan tidak menutup kemungkinan data tersebut mengalami kenaikan atau mengalami penurunan.

Plt.Kepala Dinas Sosial, Laode Takari menyatakan bahwa pihaknya telah menerima data terbaru terkait data   kemiskinan dikabupaten Muna Barat tahun 2017  namun belum mengetahui berapa jumlahnya.

“Saya juga belum buka berapa data kemiskinan sampai dengan tahun ini, apakah meningkat atau mengalami penurunan,tapi untuk saat ini kita masih berpatokan dengan data 2015,” jelasnya saat di temui di kantor Bupati Mubar, Kamis (14/9/2017).

Takari juga mengatakan bahwa angka kemiskinan di Muna Barat cukup signifikan dan kebanyakan mereka berada pada usia yang sudah tidak produktif.

“Dari survei ang telah kami lakukan itu kebanyakan orang tua sehingga tingkat produktif dalam meningkatkan ekonomi keluarga sangat rendah,” terangnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya telah memberikan bantuan dana stimulus untuk mengembangkan ekonomi, kemudian bantuan rumah bagi mereka yang memiliki Rumah Tidak

Layak Huni (RTLH).

“Penerima bantuan itu kita sudah lakukan survei langsung, jadi bagi mereka yang memiliki motifasi untuk berdagang atau bertani kita berikan bantuan dana stimulus sebesar Rp 2 juta per KK,kemudian bagi yang memiliki rumah tidak layak huni kita berikan berikan bantuan untuk memperbaiki,” rincinya.

Takari juga mengakui bahwa pihaknya tidak mampu bekerja sendiri untuk mengantisipasi angka kemiskinan dan membutuhkan peran-peran semua lini.

“Kita juga tidak bisa bekerja sendiri, makanya kemarin kita lakukan sosialisasi dengn semuah stakeholder, mulai dari semua SKPD, Kepala Desa dan masyarakat. Jadi kalau mereka ini berperan dengan baik akan memberikan dampak lebih bagus dan dapat mempermudah kinerja Dinas Sosial dalam mengantisipasi angka kemiskinan,” pungkasnya.

Laporan : Samsul Murili

Terkini